Lowongan Analis Hubungan Antar Lembaga – Kementerian Keuangan RI

Lowongan Analis Hubungan Antar Lembaga – Kementerian Keuangan RI

Kementerian Keuangan Republik Indonesia membuka peluang untuk menjadi Pegawai Pengelola Portal Indonesia National Single Window pada posisi sebagai berikut:

Analis Hubungan Antar Lembaga (Kode: AHAL) (6 Jabatan)

Deskripsi Pekerjaan:

Melaksanakan analisis bahan kerjasama dalam/luar negeri, bimbingan teknis, edukasi, dan komunikasi, serta rekomendasi penataan peraturan terkait National Single Window.

Kualifikasi Umum:

  • Pria/wanita;
  • Warga Negara Indonesia (WNI);
  • memiliki akhlak, moral dan integritas yang baik;
  • sehat jasmani dan rohani;
  • memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada Kriteria Khusus;
  • memiliki pengalaman, keilmuan, dan keahlian dalam bidang sesuai jabatan yang dipilih sebagaimana dimaksud pada Kriteria Tambahan.

Kualifikasi Khusus:

Bagi PNS

  • Berstatus PNS aktif pada
    • Kementerian Keuangan
    • Kementerian Perdagangan
    • Kementerian Perindustrian
    • Kementerian Kesehatan
    • Kementerian Pertanian
    • Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
    • Kementerian Kelautan dan Perikanan
    • Kementerian Komunikasi dan Informasi
    • Kementerian Perhubungan
    • Badan Pengawas Obat dan Makanan
    • Badan Karantina Pertanian
    • Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan.
  • Tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang atau tingkat berat, tidak sedang menjalani hukuman disiplin / tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin, serta tidak sedang / pernah tersangkut kasus hukum baik pidana maupun perdata
  • Berusia paling kurang 25 tahun pada tanggal 1 Mei 2017, dengan masa kerja sebagai PNS minimal selama 5 (lima) tahun, selain itu berusia maksimal:
    • 35 tahun untuk pelamar posisi sebagai Analis atau Penangan Perkara (pelaksana);
    • 40 tahun untuk pelamar posisi sebagai Kepala Subdivisi; dan/atau
    • 45 tahun untuk pelamar posisi sebagai Kepala Divisi.
  • Mendapatkan surat ijin dari Pimpinan Unit Eselon I bagi pelamar yang berasal dari Kementerian Keuangan dan Sekretaris Jenderal / Sekretaris Utama Kementerian / Lembaga bagi pelamar dari luar Kementerian Keuangan dan disampaikan paling lambat pada waktu pelaksanaan Seleksi Wawancara
  • Bersedia dan disetujui untuk ditugaskan di PPINSW sekurang-kurangnya untuk jangka waktu 4 (tahun) dan dapat diperpanjang
  • Mendapatkan nilai rata-rata “Baik” pada Nilai Prestasi Kerja Pegawai (NPKP) dalam 2 (dua) tahun terakhir
  • Mendapatkan minimal 1 (satu) rekomendasi dari atasan langsung / atasan sebelumnya / pejabat lainnya dan
  • Mengajukan surat lamaran yang ditujukan kepada Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Keuangan selaku Ketua Panitia Seleksi.

Bagi Non PNS

  • Memiliki pengalaman kerja, paling sedikit 2 (dua) tahun pada bidang yang relevan
  • Berusia paling kurang 25 tahun pada tanggal 1 Mei 2017, dan berusia maksimal:
    • 35 tahun untuk pelamar posisi sebagai Analis atau Penangan Perkara (pelaksana)
    • 40 tahun untuk pelamar posisi sebagai Kepala Subdivisi; dan/atau
    • 45 tahun untuk pelamar posisi sebagai Kepala Divisi.
  • Tidak sedang/pernah tersangkut kasus hukum baik pidana maupun perdata;
  • Mendapatkan minimal 1 (satu) rekomendasi dari pemberi kerja / atasan sebelumnya; dan
  • Mengajukan surat lamaran yang ditujukan kepada Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Keuangan selaku Ketua Panitia Seleksi.

Prosedur Pelaksanaan Rekrutmen

  • Aplikasi lamaran dilakukan secara offline dan online melalui situs resmi rekrutmen Portal Indonesia National Single Window yaitu di sini.

Batas Waktu Lamaran:  9 Juni 2017

Perhatian! Keseriusan Anda tercermin dari penampilan Anda saat wawancara. baca cara pria berpakaian untuk kesan terbaik saat wawancara dan bagi wanita, cara padu padan busana wanita terbaik untuk wawancara. Kemudian baca juga 30 pertanyaan wawancara kerja yang paling sering muncul untuk meyakinkan Anda lulus dalam setiap tes wawancara. Semoga Anda selalu sukses dalam berkarir!

Share this post

Post Comment